Dua Santri Ma’had Aly Beri Syarah Kitab Syaikhona Kholil

Salah satu model tugas akhir atau risalah di Ma’had Aly adalah memberi syarah (komentar) dan memberi ta’liq (catatan pinggir disertai model penggalian hukum). Nah, dari beberapa santri Ma’had Aly yang ada, ada dua santri yang memilih metode ini.

Dua santri itu adalah Muhrimin dan M. Sholeh Zubair. Keduanya memilih metode syarah dan ta’liq. Dan kitab yang dipilih untuk diberi syarah adalah karya Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan, ulama maha guru kiai-kiai Jawa dan Madura.

Sebagaimana maklum bahwa Kiai Kholil, di samping dikenal sebagai wali, ia juga penulis kitab yang produktif. Salah satu karyanya adalah kitab al-Silah fi Bayan al-Nikah, kitab yang menjelaskan fikih pernikahan.

Muhrimin, santri asal Kalimantan memutuskan untuk memberikan syarah atas karya ini. sengaja dia memilih kitab Kiai Kholil agar bisa terus melanjutkan tradisi menulis ala ulama Nusantara. Sementara itu, M. Sholeh Zubair memilih untuk memberikan syarah kepada kitab Kiai Kholil yang lain yang berjudul al-Matn al-Syarif.

Untuk melakukan kerja akademik yang tak mudah ini, mereka berdua dibimbing langsung oleh Dr. Wawan Djuandi dan Ustaz Khairuddin Habzis. Semoga karya santri ini bisa diterbitkan untuk memperbanyak khazanah karya ulama Nusantara. []

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *