Kualitas Kefakihan Diukur dari Kadar Penguasaan Kaidah Fikih dan Kaidah Usul Fikih

Pagi ini tim penerbit Tanwirul Afkar berkesempatan menemani Ustad Khairuddin Habzis menyampaikan isi dua buku kembar beliau, Qawaid Fikih dan Qawaid Ushul Fikih di Ma’had Aly Nurul Jadid Paiton Probolinggo.
Hadir dalam bedah buku kali ini kurang lebih 200 peserta putra dan putri. Ini merupakan bedah buku ketiga setelah sebelumnya dibedah di pondok pesantren Nurul Qornain (NQ) Jember dan PP. Assidiqiyah Jakarta ketika Muktamar Santri ke-2.

Salah satu hal yang sempat penulis singgung adalah tentang kefakihan (penguasaan terhadap ilmu fikih) seseorang yang harus berbanding lurus dengan penguasaan kaidah fikih dan ushul fikih.

“Untuk mengukur kadar kefakihan seseorang, salah satunya bisa dilihat dari koleksi kaidah fikih dan ushul fikih yang dihafal dan dipahami”, ungkap ustad kelahiran Kalimantan tersebut membuka forum.

Kenapa harus memahami kaidah fikih dan kaidah ushul fikih?

Pertama, karena kaidah merupakan kesimpulan dari beberapa persoalan yang terjadi dan beberapa kesimpulan tentang penunjukan lafad dalam al-Qur’an. Ia adalah penelitian induktif yang tidak sederhana. Ada proses berpikir yang cukup panjang dan serius.

Kedua, selain kalimatnya yang simpel (mujaz al-lafdli), ciri kaidah juga memiliki jangkauan objek yang umum ( jami’) dan menyeluruh (kulliah). Dengan kalimat yang simpel itu, kita bisa dengan mudah menghafal teori-teori hukum praktis (fikih) atau teori universal ushul fikih. Dengan cakupannya yang umum dan menyeluruh itu, kita bisa menerapkannya pada kasus-kasus yang tidak tunggal.

Misal kaidah ad-dharurat tubih al-mahdhurat (kondisi darurat membolehkan sesuatu yang dilarang).

Apa saja yang bisa dijawab dengan kaidah fikih tersebut? Banyak. Membuka aurat di depan orang lain gak boleh, tapi kalau untuk berobat boleh. Makan daging binatang yang dilarang adalah haram, tapi kalau untuk pengobatan silahkan.

Berzina haram, tapi kalau kepepet? Ya tetap gak boleh. Kok beda? Jawabannya ada dalam kaidah  lain. Insyaallh akan dijelaskan dikesempatan yang lain. Beberapa hari lagi kami akan singgah di beberapa kota lain. Pada acara yang sama. Semoga bermanfaat!!

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *