Ma’had Aly Situbondo Kembali Jadi Objek Studi Banding

Seperti yang sudah diketahui bersama bahwa Ma’had Aly Situbondo adalah satu-satunya Ma’had Aly percontohan di Indonesia. Ini dibuktikan dengan banyaknya kunjungan dari berbagai Ma’had Aly dari seantero Indonesia baik yang akan mendirikan, baru berdiri dan yang sudah lama berdiri. Semuanya merasa perlu untuk berkunjung ke Ma’had Aly yang didirikan oleh Kyai As’ad Syamsul Arifin ini.

Yang terbaru adalah tanggal 19 Januari 2020 atau bertepatan dengan hari Ahad hari ini. Ada empat lembaga Ma’had Aly yang berkunjung ke Ma’had Aly Situbondo untuk belajar tentang bagaimana mengelola lembaga pendidikan tinggi khas pesantren. Empat lembaga itu adalah, pertama, Ma’had Aly Tremas Pacitan, kedua, Ma’had Aly Pesantren Denanyar Jombang, ketiga, Ma’had Aly Nurul Colil Bangkalan, dan keempat Ma’had Aly Aceh.

Menurut Ustaz Khairuddin Habzis, selaku Katib Ma’had Aly Situbondo, sebenarnya pemberitahuan kunjungan lembaga dan studi banding ke Situbondo sudah ada Jauh-jauh hari sebelumnya. Hanya saja, pihak kantor Ma’had Aly Situbondo perlu menyesuaikan dengan jadwal yang sudah berjalan di lembaga ini. Oleh karena itu, seiring dengan banyaknya kunjungan, maka waktunya dibersamakan.

Rombongan dari empat pesantren tersebut diterima langsung oleh Masyayikh Ma’had Aly Situbondo, K. H. Afifuddin Muhajir. Dalam penyampaiannya, beliau banyak menjelaskan tentang sejarah, tujuan dan cita-cita pendirian Ma’had Aly Situbondo oleh Kiai As’ad Syamsul Arifin.

Beliau juga mengomentari soal formalisasi Ma’had Aly oleh Kementrian Agama. “Saat ini Ma’had Aly diformalkan oleh Pemerintah, akan tetapi sekiranya performalan ini bisa mengganggu kualitas Ma’had Aly, maka kami Ma’had Aly Situbondo tak segan-segan untuk mundur”, ujarnya di akhir sambutan. []

Pewarta: Ahmad Husain Fahasbu

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *