Meneteskan suatu ke dalam telinga

Pertanyaan:

Batalkah puasa seseorang yang meneteskan obat pada telinganya?

Jawaban:

Meneteskan suatu ke dalam telinga atau membersihkan telinga dengan Cotton Bud  dan sejenisnya dapat membatalkan puasa jika sampai pada bagian dalam telinga  (batin al-udzun). Sedangkan menurut pendapat yang lain tidak membatalkan puasa.

Referensi:

روضة الطالبين (2/ 357)

لا بأس بالإكتحال للصائم سواء وجد في حلقه منه طعما أم  العين ليست بجوف ولا منفذ منها إلى الحلق

 ولو قطر في أذنه شيئا فوصل إلى الباطن أفطر على الأصح عن الأكثرين كالسعوط والثاني لا يفطر كالاكتحال قاله الشيخ أبو علي والقاضي حسين والفوراني

Artinya: seorang yang berpuasa tidak apa-apa bercelak, sekalipun dengan bercelak dia menemukan rasa atau benda di tenggorokannya, bukan di bagian dalam perut atau di saluran penyambung dari perut ke tenggorokan. Apabila orang yang berpuasa meneteskan suatu ke telinganya, lalu tetesan tersebut sampai ke dalam telinga maka menurut pendapat yang paling shohih dari mayoritas ulama adalah batal puasanya sebagaiman al-sa’uth (memasukkan obat melalui hidung). Sedangkan menurut ulama lain, al-syakh Abu Ali, al-Qadhi Husain dan al-Furany meneteskan suatu pada telinga tidak membatalkan sebagaimana orang yang bercelak.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *