Semester II Selenggarakan Pelatihan Merawat Jenazah

Ma’had Aly adalah lembaga yang beroreantasi pada takhassus fikih dan usul fikih dengan menjadikan kitab kuning –baik yang klasik maupun kontemporer– sebagai bahan ajar di lembaga warisan kiai As’ad ini. Ma’had Aly terdiri dari dua tingkatan, yaitu Marhalah Ūla (strata I) dan Marhalah Tsāniyah (strata II). Untuk Marhalah Ūla kajian yang dilakukan menitik beratkan kepada naqlu al-qaul yang disebut dengan metode qawlī. Sementara Marhalah Tsāniyah  menggunakan metode manhajī sebagai bahan kajiannya dengan menggunakan ushul fikih sebagai alatnya.

Maka dari itu Mahasantri yang belajar tidak diragukan lagi jika berbicara soal teori fikih. Namun itu hanya sebatas teori tanpa pernah bersentuhan langsung dengan realita di masyarakat. Sering kalai teori tak sejalan dengan praktek yang ada di masyarakat.

Berawal dari sinilah Mahasantri Marhalah Ūla semester II mengadakan pelatihan tajhīzul mayyit untuk mengatasi kemungkinan-kemunkingan yang akan terjadi ketika terjun ke tengah-tengah masyarakat. Pelatihan ini adalah tata cara merawat jenazah –mulai memandikan hingga menguburkan– yang dimaksudkan untuk melatih mental mahasantri. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari sejak malam rabu hingga kamis 13-14/2 di Perpustakaan Ma’had Aly. Hari pertama fokus pada materi dan dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab dari para peserta dan narasumber. Sedangkan di hari selanjutnya mempraktekkan materi yang diperoleh. Pertama, tata cara memandikan mayyit dilanjutkan dengan cara mengkafani, cara mensalati kemudian terakhir adalah praktek tata cara mungubur mayyit di belakang asrama dengan kuburan yang telah disediakan oleh panitia.

Hadir sebagai narasumber, beliau yang mahir dan sudah sangat berpengalaman yaitu Ustadz Abdul Mughni Soleh. Setiap terjadi mushibah kewafatan beliaulah yang tampil mengurus jenazah untuk daerah Sukorejo dan sekitarnya. Kegiatan berjalan dengan lancar, antusias dan semangat yang tinggi dari para peserta. Diikuti oleh sekitar 60 mahasantri Ma’had Aly Marhalah Ūla semester II dengan dibagi menjadi 5 kelompok, masing-masing kelompok dibimbing oleh para musyrif. [HME]

 

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *