WASPADA!!! TAKUT MISKIN DAN FANATISME

Syaitan menggoda manusia salah satunya dengan sifat kikir dan takut miskin. Dua hal inilah yang menyebakan seseorang enggan untuk berinfaq dan shadaqah. Selain itu, dua sifat ini akan mendorong seseorang untuk menyimpan  dan menimbun harta bendanya. Sikap semacam ini akan mendatangkan azab yang pedih sebagaimana dijanjikan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dalam  ayat Alqur’an.

Haitsamah  berkata:

إن الشيطان يقول ما غلبني ابن غلبة فلن يغلبني على ثلاث أن آمره أن يأخذ المال من غير حقه وإنفاقه في غير حقه ومنعه من حقه

Sesungguhnya syaitan berkata bahwa anak Adam tidak akan pernah mampu mengalahkan syaitan dalam tiga hal, yakni manusia diperintah oleh syaitan untuk  mengambil harta yang bukan haknya, menggunakan harta dijalan yang tidak benar, dan tidak menyerahkan harta kepada yang berhak.

Sufyan Tsauri berkata, “Syaitan tidak memiliki senjata seperti takut miskin. Apabila takut miskin ini ada pada diri seseorang maka dia akan mengambil harta secara batil, membangkang dari kebenaran, berbicara mengikuti hawa nafsunya, dan berburuk sangka kepada tuhannya.

Dampak buruk dari bakhil adalah timbulnya sikap rakus. Rakus bisa menyebabkan seseorang terus- menerus berada di pasar untuk menumpuk harta sebanyak-benyaknya sementara pasar adalah tempatnya syaitan.

Syaitan juga menggoda manusia dengan sifat fanatisme mazhab. Penyakit panatisme ini dapat terjangkit pada ahli ibadah dan orang fasik. Sifat ini biasanya menyebabkan seseorang menjadi agresif dan arogan. Arogan dalam arti ada sifat iri, memandang remeh, dan menghina orang lain. Agresif maksudnya adalah ada kecendrungan untuk menyerang orang lain yang berbeda dengannya. Terlebih manusia secara naluri memang berwataq buas seperti binatang. Fanatisme mazhab ini akan semakin “galak” apabila terjangkait kepada orang yang wataqnya demikian.

Mereka yang telah disusupi oleh fanatik buta akan merasa bangga dan senang dengan sikapnya tersebut karena menduga bahwa mereka sedang berjuang dijalan Allah padahal mereka sedang mengikuti syaitan.

Contoh kecil, banyak  orang mengaku cinta kepada sahabat Abu Bakar atau cinta kepada Sayyidina Ali namun  perangainya tidak mencerminkan orang yang dicintainya. Justru mereka  kelak diakhirat akan menjadi musuh utama Sayyidina Abu Bakar atau musuh Sayyidina Ali. Hal ini disebabkan oleh ada ketidakselarasan antara lisan dan perbuatan  mereka.

*Hasil Kajian  Rutin Kitab Ihya’ Ulumiddin Keluarga Alumni Mahad Aly (KAMALY) Jember

 

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *